7+ Makanan yang Boleh Dimakan saat Alergi Ini Redakan Reaksi

  Kamis, 11 Januari 2024 | 03:37 WIB
   Team Prosix
oktep12.1.jpg

Munculnya reaksi alergi ringan pada tubuh memang tidak mengancam jiwa. Namun pemilik alergi tentu akan merasa terganggu aktivitasnya saat hal itu terjadi. Selain menanganinya dengan mengonsumsi obat alergi, ternyata mengonsumsi makanan tertentu juga bisa membantu meredakan reaksi yang ada. Ada beberapa kandungan yang terbukti mampu meringankan alergi, terutama yang disebabkan oleh terpaparnya alergen dari lingkungan di sekitar kamu. Cermati daftar makanan yang boleh dimakan saat alergi berikut ini. Tidak hanya “boleh”, makanan ini juga direkomendasikan untuk dikonsumsi.

Jenis alergi yang dibantu penanganannya dengan makanan di bawah ini umumnya merupakan alergi terhadap debu dan bulu binatang. Dr. Stacey Galowitz (2020)¹, seorang ahli imunologi di New Jersey, menjelaskan bahwa gejala yang paling sering muncul adalah pembengkakan saluran hidung, mata, dan tenggorokan. Ia menambahkan bahwa mengonsumsi beberapa jenis makanan ini akan mencegah inflamasi dan meredakan reaksi alergi karena kandungan antihistaminnya. Simak detailnya berikut ini.

1. Jahe dan Kunyit

Meski membutuhkan penelitian lebih lanjut, jahe sudah terkenal sejak dahulu sebagai makanan dengan bahan anti-inflamasi yang tinggi. Sehingga ada kemungkinan bahwa jahe mampu bekerja dengan baik pada reaksi alergi tertentu. Sedangkan kunyit, bahan makanan yang masih satu keluarga dengan jahe, terbukti dalam penelitian Annals of Allergy, Asthma, & Immunology pada tahun 2016 mampu meningkatkan respons positif imun tubuh terhadap alergen serta mendukung aliran udara pada hidung. Selain itu, Dr. Galowitz juga menambahkan bahwa konsumsi kunyit bersama lada hitam akan meningkatkan efektivitas kurkumin hingga 2000%.

2. Jampu Biji dan Brokoli

Kandungan dalam jambu biji & brokoli yang mampu menenangkan reaksi alergi adalah vitamin C. Di antara banyak makanan dengan kandungan vitamin C, jambu biji dan brokoli adalah dua jenis yang kadar vitamin C-nya tinggi. Selain menjadi antihistamin yang natural menghambat pelepasan sel inflamasi, zat gizi ini juga mampu memecah histamin yang terlanjur dilepaskan.

3. Tomat

Tomat juga memiliki kandungan vitamin C, namun kemampuannya tidak hanya sampai di situ. Likopen yang ada dalam tomat mampu mengurangi peradangan pada penderita alergi. Bahkan kamu masih bisa mendapatkan 85% Likopen dari produk olahan tomat seperti saus tomat. Laporan dari The US National Library of Medicine menyebutkan bahwa Likopen mampu meningkatkan fungsi paru-paru setelah olahraga bagi penderita asma.

4. Kefir dan Kimchi

Makanan Meredakan Alergi

Kefir dan kimchi merupakan sebagian jenis makanan dengan kandungan probiotik yang tinggi. Selain itu, ada juga yogurt dengan bakteri hidup dan makanan lain yang melalui proses fermentasi. Dr. Galowitz menjelaskan bahwa probiotik mampu memberikan efek anti-inflamasi dan anti-alergi pada tubuh. Penelitian yang dilaporkan dalam jurnal Children pada tahun 2019 menunjukkan bahwa probiotik memiliki potensi untuk meredakan alergi.

5. Salmon

Salmon, sarden, dan ikan kembung merupakan beberapa jenis ikan dengan kandungan asam lemak omega 3 tinggi yang mampu melawan inflamasi akibat alergi. Lemak baik tersebut mampu menstabilkan membran sel agar kemungkinan pelepasan histamin dapat diminimalisir. Konsumsi salah satu dari jenis ikan tersebut 2 kali dalam seminggu adalah jumlah yang direkomendasikan.

6. Rempah (Spices)

Rempah yang juga sering dijadikan bumbu masakan seperti jintan manis, bunga lawang, lobak pedas (wasabi), hingga cabai memiliki sifat hangat yang mampu memberikan stimulasi pada silia mukosa agar memecah sumbatan hidung akibat ingus. Meski diperlukan penelitian lebih lanjut, rempah-rempah tetap disarankan untuk menjadi alternatif meredakan inflamasi dan peradangan.

7. Buah dan Sayuran

Buah dan sayuran segar seperti kol, bawang bombai, paprika, buah beri, dan apel memiliki kandungan kuersetin, senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Tidak hanya itu, senyawa yang ada pada buah dan sayur segar ini juga berperan sebagai antihistamin berdasarkan studi pada tahun 2016 dalam jurnal Molecules.

Semua makanan di atas dapat dikonsumsi langsung atau dikreasikan dan dikombinasikan menjadi berbagai menu makan yang kamu sukai. Perlu diingat kembali bahwa makanan adalah nutrisi mikro, sehingga manfaatnya mungkin tidak secepat saat minum obat alergi. Sehingga apabila reaksi alergi muncul saat kamu sibuk, minum obat alergi adalah cara tercepat untuk meredakan alergi. Jadikan beberapa makanan di atas sebagai pendukung efektivitas obat.

Referensi:

Tina Donvito. 2020. 9 Foods That May Help Ease Your Allergies. ENT and Allergy. Diakses pada 20 November 2023 dari https://www.entandallergy.com/blog-posts/details/9-foods-that-may-help-ease-your-allergies