Wajib Tahu! Ini Daftar Makanan dan Minuman Pantangan Alergi Dingin

  Jumat, 26 Januari 2024 | 02:18 WIB
   Team Prosix
oktep21.1.jpg

Sumber: Freepik

Alergi dingin juga dikenal sebagai urtikaria dingin atau alergi terhadap suhu dingin. Ini adalah kondisi yang menyebabkan reaksi alergi pada kulit atau bagian tubuh lainnya setelah terpapar suhu dingin. Kira-kira, apa saja pantangan alergi dingin?

Perlu diketahui, gejala alergi dingin dapat bervariasi dari ringan hingga parah. Beberapa gejala yang mungkin muncul di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Urtikaria (gatal-gatal), yang berupa pembengkakan, kemerahan, dan ruam kulit yang gatal dapat muncul setelah terpapar suhu dingin.
  • Pembengkakan yang lebih dalam di kulit, biasanya terjadi di area seperti mata, bibir, atau kelopak mata.
  • Beberapa orang mungkin juga akan mengalami nyeri atau sensasi terbakar di kulit setelah terpapar suhu dingin.
  • Pada beberapa kasus yang parah, reaksi alergi dingin juga bisa menyebabkan kesulitan bernapas.
  • Mata akan menjadi merah, berair, atau mengalami iritasi setelah terpapar suhu dingin.
  • Bahkan beberapa orang melaporkan gejala seperti pusing atau nyeri kepala setelah terpapar suhu dingin.

Alergi dingin ini bisa dipicu oleh berbagai faktor, termasuk paparan suhu dingin udara, air dingin, atau benda-benda dingin lainnya. Sistem kekebalan tubuh akan bereaksi secara berlebihan terhadap suhu dingin dan melepaskan zat kimia, seperti histamin, yang menyebabkan gejala alergi.

Penderita Alergi Dingin Wajib Menghindari Hal-Hal Ini!

Alergi Dingin

Sumber: Freepik

Jika kamu mengalami alergi dingin, ada beberapa pantangan atau tindakan yang dapat membantu mengurangi gejala maupun mencegah reaksi yang lebih parah. Berikut ini adalah beberapa pantangan alergi dingin yang wajib diperhatikan:

1. Hindari Paparan Dingin Ekstrem

Kamu harus menghindari suhu dingin yang ekstrem, seperti angin dingin atau suhu rendah yang dapat memicu reaksi alergi. Gunakan pakaian hangat dan lapisan tambahan untuk melindungi kulit dari suhu dingin. Tutupi bagian tubuh yang rentan terhadap reaksi, seperti wajah serta tangan dan kaki. Kemudian, sarung tangan dan syal juga dapat membantu melindungi tangan, leher, dan wajah dari paparan dingin.

2. Hindari Sentuhan dengan Benda Dingin

Pastikan kamu menghindari menyentuh benda-benda dingin secara langsung, terutama logam atau permukaan dingin lainnya yang dapat memicu reaksi.

3. Hindari Mandi Air Dingin

Mandi menggunakan air dingin juga dapat memicu reaksi alergi dingin. Jadi sebaiknya, gunakan air hangat dan singkat saat mandi.

Daftar Makanan dan Minuman Pantangan Alergi Dingin

Pantangan Alergi Dingin

Sumber: Freepik

Alergi dingin memang bisa menyebabkan reaksi alergi pada kulit ketika terpapar suhu dingin. Sementara itu, alergi terhadap makanan atau minuman yang terlalu dingin juga bisa memicu gejala yang serupa pada beberapa orang. Berikut adalah beberapa pantangan makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh para penderita alergi dingin:

  • Hindari minuman yang sangat dingin, seperti minuman es atau minuman dingin dari kulkas karena ini dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang.
  • Produk susu yang sangat dingin, seperti es krim atau yogurt beku, juga dapat menjadi pemicu reaksi alergi dingin pada beberapa orang. Sebaiknya pilihlah produk susu yang suhunya lebih hangat.
  • Minuman bersoda yang sangat dingin juga dapat menjadi pemicu, terutama jika kamu cenderung memiliki reaksi alergi dingin. Sebaiknya pilih minuman bersoda yang suhunya lebih hangat.
  • Kemudian, hindari makanan atau minuman yang disajikan dalam bentuk beku, terutama jika kamu mengetahui bahwa suhu dingin bisa memicu reaksi alergi.
  • Beberapa orang mungkin juga akan mengalami reaksi alergi terhadap buah-buahan yang sangat dingin, seperti melon atau semangka. Sebaiknya pilih buah-buahan yang lebih hangat atau dalam suhu ruangan.

Jika kamu mengalami gejala alergi dingin atau jika kamu memiliki kecurigaan bahwa makanan atau minuman tertentu bisa memicu reaksi alergi, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter supaya dapat dilakukan uji alergi dan memberikan panduan khusus mengenai pantangan alergi yang sesuai dengan kondisi kamu.

Pengobatan untuk alergi dingin ini bisa bervariasi tergantung pada tingkat keparahan gejalanya. Ada beberapa jenis obat yang sering digunakan untuk mengobati alergi dingin, di antaranya adalah obat antihistamin. Jenis obat ini dapat membantu mengurangi gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam kulit, dan pembengkakan. Beberapa contoh antihistamin yang umum digunakan dan bisa dibeli bebas tanpa resep dokter adalah Cetirizine, Loratadine, dan Fexofenadine.