Kenali Penyebab dan Cara Mengatasi Rinitis Alergi

  Jumat, 27 Oktober 2023 | 03:55 WIB
   Team Prosix
uA9IT_10-27-2023.jpg

Sumber: Freepik

Rinitis alergi atau yang sering disebut sebagai alergi hidung, merupakan kondisi di mana hidung kamu meradang karena reaksi alergi terhadap alergen tertentu, seperti serbuk sari, tungau debu, bulu hewan, atau spora jamur.

Gejala rinitis alergi ini bisa mencakup hidung berair, bersin, gatal pada hidung dan tenggorokan, pilek, dan mata berair. Kira-kira, apa penyebab rinitis alergi dan bagaimana cara mengatasinya?

Penyebab dan Gejala Rinitis Alergi

Sumber: Freepik

Kamu bisa menderita rinitis alergi karena sistem kekebalan tubuhmu mengidentifikasi material di udara yang tidak berbahaya sebagai sesuatu yang berbahaya. Sistem kekebalan tubuh kemudian akan memproduksi antibodi untuk melawan material berbahaya ini.

Kemudian setelahnya, saat kamu bertemu dengan material tersebut, maka antibodi akan memberi sinyal kepada sistem kekebalan tubuh untuk mengeluarkan bahan kimia seperti histamin ke aliran darah. Hal inilah yang bisa menyebabkan reaksi yang mengarah pada gejala rinitis alergi.

Gejala rinitis alergi terbilang mirip dengan gejala batuk atau pilek biasa, di mana gejala-gejala tersebut antara lain adalah pilek, hidung tersumbat, bersin, mata merah dan gatal, batuk, tenggorokan gatal, hidung gatal dan kulit gatal. Jika gejala rinitis alergi dirasakan hingga berhari-hari, maka bisa menyebabkan beberapa kondisi tambahan seperti radang tenggorokan, sakit kepala, bagian bawah mata membengkak, kemampuan penciuman menurun dan kelelahan.

Perlu diketahui, ada beberapa hal yang membedakan gejala rinitis alergi dengan gejala batuk pilek biasa. Gejala rinitis alergi biasanya akan langsung dirasakan setelah terpapar alergen, sedangkan gejala batuk pilek baru dirasakan beberapa hari setelah terpapar virus. Selain itu, durasi rinitis alergi biasanya akan terus berlangsung selama penderita terpapar alergen, sedangkan durasi batuk pilek biasa akan hilang dalam 3-7 hari.

Cara Mengatasi Rinitis Alergi:

Sumber: Freepik

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mengatasi rinitis alergi, di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Langkah pertama adalah mencoba mengidentifikasi alergen yang menyebabkan reaksi alergi. Kemudian setelah mengidentifikasi alergen, usahakan untuk menghindarinya sebisa mungkin. 
  2. Cara lain adalah mengonsumsi obat anti alergi. Antihistamin adalah obat yang dapat membantu meredakan gejala rinitis alergi seperti gatal-gatal, bersin, dan mata berair. Selain itu, Dekongestan dapat membantu mengurangi pembengkakan pada saluran hidung dan memudahkan pernapasan. Kemudian, obat semprot hidung kortikosteroid juga bisa digunakan untuk membantu mengurangi peradangan dan gejala rinitis alergi.
  3. Mempertahankan kelembaban di dalam ruangan dan hidrasi yang cukup juga perlu dilakukan, supaya dapat membantu mengurangi gejala rinitis alergi.
  4. Cara berikutnya adalah rutin membersihkan rumah, mencuci sprei, dan membersihkan debu sehingga akan membantu mengurangi paparan alergen seperti tungau debu.
  5. Merokok atau terpapar asap rokok juga dapat memperburuk gejala rinitis alergi. Jadi, sebaiknya kamu menghindari paparan asap rokok dan tempat yang berpolusi.
  6. Jika gejala rinitis alergi menjadi parah atau tidak merespons pengobatan over-the-counter, segera konsultasikan dengan dokter sehingga dokter dapat membantu merancang rencana pengobatan yang sesuai.

Sangat penting untuk diingat bahwa setiap individu mungkin punya reaksi yang berbeda terhadap rinitis alergi dan perawatan yang efektif juga dapat bervariasi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rekomendasi perawatan yang sesuai dengan kondisimu, ya.