Tips Memilih dan Mengonsumsi Obat Alergi Makanan

  Rabu, 22 November 2023 | 04:00 WIB
   Team Prosix
ep45.1.jpg

Sumber: Freepik

Ada beberapa jenis makanan yang bisa menyebabkan alergi, di antaranya adalah telur, susu, makanan laut, kacang, gandum, serta beberapa sayuran dan buah tertentu. Alergi makanan merupakan suatu reaksi abnormal yang dimunculkan tubuh, karena sistem imun keliru menganggap asupan makanan tertentu sebagai zat yang membahayakan. Lantas, apa saja penanganan dan obat alergi makanan yang bisa dengan cepat mengatasi gejalanya?

Perlu dipahami, alergi makanan biasanya terjadi dalam beberapa menit hingga beberapa jam setelah kamu terpapar zat penyebab alergi (alergen) dari santapan yang dikonsumsi. Gejalanya bisa bervariasi pada setiap orang, kamu juga mungkin bisa mengalami reaksi yang berbeda di lain waktu. Tapi pada umumnya, yang dialami meliputi:

  • Sensasi geli atau gatal di bagian mulut.
  • Bintik-bintik merah, gatal, ataupun eksim.
  • Bengkak pada bibir, wajah, lidah, tenggorokan, atau di bagian tubuh lainnya.
  • Hidung yang tersumbat.
  • Sakit perut, diare, mual, hingga muntah.
  • Pusing, terasa mau pingsan, hingga pingsan.

Terkadang gejala alergi yang muncul mungkin tidak langsung terjadi, perlu waktu selama beberapa saat sampai reaksi muncul setelah makan.

Jenis-Jenis Obat Alergi Makanan yang Mudah Didapatkan

Sumber: Freepik

Setidaknya terdapat dua jenis obat alergi makanan untuk mengurangi gejala dari reaksi alergi, yaitu antihistamin dan Epinefrin. Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya:

1. Antihistamin

Untuk reaksi alergi yang ringan sampai berat, seperti gatal-gatal atau hidung tersumbat, obat alergi makanan yang digunakan adalah antihistamin. Antihistamin ini akan bekerja dengan cara memblokir efek histamin pemicu reaksi alergi. Ada banyak antihistamin yang dapat digunakan sebagai obat alergi makanan, seperti Cetirizine, Diphenhydramine, Alimemazine, Loratadine, hingga Promethazine. 

2. Epinephrine

Obat alergi makanan yang satu ini digunakan untuk mengobati reaksi alergi yang berat atau anafilaksis. Anafilaksis bisa terjadi dalam hitungan detik atau menit setelah terpapar alergen, dan bahkan bisa memburuk dengan cepat.

Dalam keadaan darurat, obat alergi makanan ini juga bisa diberikan melalui suntikan sesuai resep dokter. Pada saat disuntikkan, Epinefrin akan meredakan anafilaksis dengan cara mengurangi pembengkakan pada tenggorokan, membuka jalan napas, serta mempertahankan fungsi jantung dan tekanan darah.

Tips Memilih Obat Alergi Makanan

Sumber: Freepik

Memilih obat alergi makanan tentunya harus dilakukan dengan hati-hati. Obat alergi dengan kategori obat bebas aman dikonsumsi tanpa resep dokter sesuai dengan aturan yang tertera pada kemasannya dan bisa dibeli bebas di Apotek mana saja. Untuk obat alergi dengan kategori obat keras atau yang memiliki bulatan merah hanya bisa dibeli dengan resep dokter. Berikut ini adalah beberapa tips umum untuk memilih obat alergi makanan:

  • Untuk gejala alergi ringan kamu bisa langsung membeli obat alergi dari kategori obat bebas di Apotek terdekat, tentunya Apoteker akan membantu kamu mendapatkan obat yang tepat.
  • Apabila gejala alergi cukup berat, kamu harus berkonsultasi dengan dokter yang dapat membantu mendiagnosis alergi makanan dan memberikan rekomendasi tentang pengobatan yang sesuai.
  • Beberapa contoh obat antihistamin yang dapat dibeli secara bebas di apotek, seperti Cetirizine, Loratadine dan CTM dapat membantu mengatasi gejala ringan alergi makanan. Tapi, pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dengan cermat dan mengikuti dosis yang disarankan.
  • Jika kamu memiliki alergi makanan yang serius, dokter mungkin akan memberikan suntikan Epinefrin.
  • Selalu baca petunjuk obat dengan cermat dan waspadai efek samping yang mungkin terjadi. Jika kamu mengalami reaksi yang tidak diinginkan, segera hubungi dokter.

Ingatlah bahwa alergi seringan apa pun harus segera ditangani agar tidak memicu gejala berat yang dapat membahayakan nyawa ya.