Bagaimana Cara yang Tepat untuk Mengatasi Gejala Alergi Cat Rambut?

  Jumat, 05 Januari 2024 | 01:54 WIB
   Team Prosix
oktep7.1.jpg

Sumber:Freepik

Apa itu alergi cat rambut? Alergi cat rambut merupakan reaksi alergi yang disebabkan oleh bahan kimia dalam cat rambut. Produk pewarna rambut mengandung sejumlah bahan yang dapat mengiritasi kulit dan menimbulkan reaksi alergi. Kebanyakan kasus alergi cat rambut disebabkan oleh bahan yang terkandung di dalamnya, yaitu Paraphenylenediamine (PPD). 

Alergi ini bisa saja memicu berbagai gejala yang melibatkan kulit dan mungkin juga organ lainnya. Apa saja gejala alergi cat rambut?

Gejala Alergi Terhadap Cat Rambut

Alergi Cat Rambut

Sumber: Freepik

Beberapa gejala umum alergi terhadap cat rambut di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Iritasi Kulit: Reaksi alergi terhadap cat rambut akan menyebabkan iritasi kulit pada area yang terkena, seperti kulit kepala, wajah, atau leher.
  • Gatal-gatal: Gatal-gatal atau rasa gatal di kulit kepala atau di sekitar area yang terpapar cat rambut merupakan gejala umum alergi.
  • Ruam Kulit: Alergi terhadap cat rambut juga dapat menyebabkan munculnya ruam ataupun bintik-bintik merah pada kulit kepala atau area yang terkena.
  • Pembengkakan: Beberapa orang mungkin juga akan mengalami pembengkakan di area yang terpapar, terutama jika reaksi alergi cukup serius.
  • Nyeri atau Sensasi Terbakar: Rasa nyeri atau sensasi terbakar pada kulit kepala atau area lainnya yang terkena cat rambut terjadi sebagai respons terhadap reaksi alergi.
  • Kemerahan: Kulit yang terpapar cat rambut bisa berubah menjadi merah dan meradang sebagai bagian dari reaksi alergi.
  • Bisul atau Luka Terbuka: Reaksi alergi yang parah juga bisa menyebabkan bisul atau luka terbuka pada kulit kepala atau area yang terkena.
  • Mata Merah atau Iritasi Mata: Jika cat rambut mengenai wajah ataupun area sekitarnya, maka bisa menyebabkan iritasi mata, mata merah, atau gejala konjungtivitis.
  • Gejala Pernapasan: Beberapa orang mungkin juga akan mengalami gejala pernapasan seperti batuk, bersin, atau sesak napas jika mereka terpapar debu atau uap dari cat rambut.

Tingkat keparahan gejala alergi bisa bervariasi dari satu orang dengan orang lainnya. Jika kamu mencurigai adanya reaksi alergi terhadap cat rambut atau produk perawatan rambut lainnya, bagaimana cara mengatasinya?

Cara Mengatasi Alergi Cat Rambut

Alergi Cat Rambut

Sumber: Freepik

Mengatasi alergi terhadap cat rambut tentunya melibatkan langkah-langkah untuk mengurangi paparan alergen, meredakan gejala, dan, jika perlu, mencari saran medis. Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat membantu mengatasi alergi terhadap cat rambut:

  1. Langkah pertama yang paling penting adalah menghentikan penggunaan cat rambut atau produk perawatan rambut yang menyebabkan reaksi alergi.
  2. Lalu, bilas rambut secara menyeluruh untuk menghilangkan residu cat rambut yang mungkin masih menempel di rambut dan kulit kepala.
  3. Selalu pilih produk rambut yang dirancang untuk kulit sensitif atau bebas dari bahan-bahan yang umumnya menyebabkan alergi, seperti pewangi dan pewarna buatan.
  4. Tips berikutnya, hindari paparan debu atau uap dari cat rambut dan hindari produk perawatan rambut yang mengandung bahan-bahan yang dapat menyebabkan reaksi alergi.
  5. Selain itu, pilihlah shampo atau conditioner yang dirancang untuk kulit sensitif atau yang tidak mengandung bahan-bahan potensial penyebab alergi.
  6. Gunakan kompres dingin untuk membantu mengurangi peradangan dan ketidaknyamanan pada kulit yang terkena.
  7. Dokter mungkin akan meresepkan krim atau salep steroid topikal untuk membantu mengurangi peradangan, kemerahan, dan gatal pada kulit.
  8. Mengonsumsi antihistamin juga dapat membantu meredakan beberapa gejala alergi, seperti gatal-gatal dan ruam. Beberapa obat anti alergi yang dapat dibeli bebas bisa menjadi alternatif pertama untuk pengobatan alergi.

Penting untuk diingat bahwa setiap orang bisa memiliki respon yang berbeda terhadap alergen. Jika terdapat reaksi alergi yang melibatkan organ lain, seperti mata atau sistem pernapasan, kamu harus segera mencari pertolongan medis, ya!