Perbedaan Pilek Alergi dan Pilek Flu, Bagaimana Cara Mengatasinya?

  Rabu, 28 Februari 2024 | 06:12 WIB
   Team Prosix
oktep33.1.jpg

Sumber: Freepik

Selama ini kamu mungkin sering mendengar istilah alergi flu, dan merasa bingung karena flu (influenza) sendiri bukanlah kondisi yang dapat dipicu oleh alergi. Flu disebabkan oleh infeksi virus influenza, sedangkan alergi merupakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap substansi yang seharusnya tidak menyebabkan reaksi berlebihan.

Terkadang orang menggunakan istilah alergi flu ini karena adanya gejala pilek. Padahal pilek karena alergi dan pilek karena flu itu berbeda. Pilek alergi dan pilek flu merupakan dua kondisi yang sering kali disalah artikan karena gejalanya bisa jadi mirip, padahal keduanya memiliki penyebab yang berbeda. 

Perbedaan Pilek Alergi dan Pilek Flu

Perbedaan Pilek Flu dan Alergi

Sumber: Freepik

Berikut ini adalah perbedaan utama antara pilek karena alergi dan pilek karena flu. Mari simak ulasannya satu per satu.

1. Penyebab

Pilek karena alergi disebabkan oleh reaksi tubuh terhadap alergen seperti serbuk sari, bulu binatang, debu, atau spora jamur. Respons alergi ini akan membuat tubuh melepaskan zat kimia, termasuk histamin, yang menyebabkan gejala pilek. Sementara itu, pilek karena flu disebabkan oleh virus influenza. Ada beberapa jenis virus influenza, dan gejala flu ini bisa bervariasi tergantung pada jenis virusnya.

2. Durasi

Gejala pilek karena alergi bisa muncul sepanjang tahun atau hanya pada musim tertentu, tergantung pada jenis alergen. Gejalanya bisa muncul dengan cepat setelah paparan alergen. Sementara itu, biasanya gejala flu muncul secara mendadak dan intensitasnya lebih tinggi. Flu juga cenderung berlangsung lebih lama jika dibandingkan pilek alergi.

3. Gejala Umum

Pilek karena alergi, gejalanya bisa berupa hidung berair, bersin-bersin, gatal di hidung dan mata, serta batuk ringan. Sedangkan gejala pilek karena flu bisa berupa demam, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, batuk, tenggorokan yang sakit, dan hidung berair.

Cara Mengatasi Pilek karena Alergi

Perbedaan Pilek Flu dan Alergi

Sumber: Freepik

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi gejala pilek karena alergi:

  1. Identifikasi Alergen: Cobalah untuk mengidentifikasi alergen yang memicu pilek. kamu bisa melakukan kunjungan ke dokter alergi untuk melakukan uji alergi.
  2. Hindari Paparan Alergen: Upayakan untuk menghindari paparan alergen sebanyak mungkin. Misalnya, jika serbuk sari adalah pemicu alergi, maka hindarilah kegiatan di luar ruangan pada hari dengan tingkat serbuk sari yang tinggi. Selain itu, gunakan kacamata atau masker saat melakukan kegiatan di luar.
  3. Bersihkan Rumah: Lindungi rumah dari alergen dengan cara membersihkannya secara teratur. Bersihkan debu, kotoran, serta bulu binatang peliharaan. Kamu juga bisa menggunakan vacuum cleaner dengan filter HEPA.
  4. Gunakan Purifier Udara: Gunakan pula pembersih udara atau purifier udara dengan filter HEPA di rumah untuk mengurangi jumlah alergen di udara.
  5. Menggunakan Air Humidifier: Penggunaan humidifier juga dapat membantu menjaga kelembapan udara di dalam rumah, yang dapat membantu mengurangi iritasi hidung dan tenggorokan.
  6. Gunakan Obat Alergi: Antihistamin merupakan jenis obat anti alergi yang bisa membantu mengurangi gejala alergi, termasuk hidung berair dan bersin. Pilihlah antihistamin yang sesuai dengan rekomendasi dokter atau apoteker, ya!
  7. Decongestant: Decongestant ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan hidung tersumbat. Tapi perlu diingat, penggunaan decongestant ini sebaiknya sesuai dengan petunjuk dokter karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek samping.

Jika kamu mengalami gejala pilek alergi atau flu yang tidak membaik dalam beberapa hari atau jika gejalanya memburuk, sangat penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan untuk diagnosis yang akurat dan perawatan yang tepat.