Hal-Hal yang Perlu Diketahui Tentang Alergi

  Rabu, 03 Mei 2023 | 07:39 WIB
   Team Prosix
LSQBQ_05-03-2023.webp

Alergi disebabkan karena reaksi berlebihan dari sistem imun tubuh terhadap benda atau bahan tertentu, yang sebenarnya bahan tersebut tidak berbahaya di dalam tubuh.

Tahukah kamu? Gejala alergi yang umum diketahui yaitu kulit bengkak, gatal, bentol-bentol kemerahan. Padahal hidung berair, bersin-bersin, batuk, pilek, mata berair, dan mata merah juga termasuk gejala alergi lho.

Alergi Bisa Disebabkan karena Faktor Internal dan Faktor Eksternal

  1. Faktor internal disebabkan karena keturunan. Seseorang beresiko 7x lipat mengalami alergi kalau kedua orang tuanya / saudara kandungnya ada riwayat alergi. Alergi ini bisa muncul sejak kecil atau tiba tiba saat dewasa. Contohnya adalah asma.
  2. Faktor eksternal disebabkan karena bahan-bahan yang bisa menimbulkan reaksi alergi, disebut alergen. Beberapa contoh alergen adalah debu, serbuk bunga, sengatan lebah, bahan latex, bulu binatang, kacang-kacangan, udang, kerang, telur, susu sapi, dan obat-obatan (terutama antibiotik). Cara alergen bisa masuk ke tubuh yaitu dihirup melalui hidung, mulut, ataupun kontak dengan kulit.

Cara Mengetahui Penyebab Alergi

  1. Tes tusuk kulit (skin prick test), digunakan untuk mendiagnosis hipersensitivitas tipe cepat, merupakan tes pilihan utama karena dapat diandalkan, aman, mudah, murah, dan dapat mendeteksi beberapa jenis alergi dalam waktu 15-20 menit.

  1. Tes tempel (patch testing), digunakan untuk mendiagnosis reaksi hipersensitivitas tipe lambat, dilakukan untuk mendeteksi dermatitis kontak (alergi karena kontak dengan alergen), alergen bisa berupa loham, plastik, karet / latex, atau krim kulit. Tes ini dilakukan dengan menempelkan alergen pada kulit selama waktu tertentu.

  1. Tes alergi melalui darah untuk mengukur kadar antibodi IgE yang ada di dalam darah.

Cara agar tidak terjadi alergi

  1. Hindari kontak dengan penyebab alergi, jaga kebersihan lingkungan supaya ga banyak debu yang memicu reaksi alergi, gunakan kasur / bantal dari bahan busa bukan kapuk, hindari udara yang terlalu dingin, dan hindari makanan / minuman yang menyebabkan alergi.
  2. Kalau gejala alergi muncul, minum obat untuk mengatasi alergi seperti Anti Histamin.

Macam-macam Anti Histamin

Obat Anti Histamin dibagi menjadi 2, yaitu Generasi I dan Generasi II.

  1. Anti Histamin Generasi I bekerja dengan menembus ke dalam lapisan otak, sehingga menyebabkan kantuk serta gangguan konsentrasi & daya ingat. Contoh Anti Histamin Generasi I adalah Chlorpheniramine, Cyproheptadine, Promethazine, Tripolidine, Brompheniramine, Hydroxizine, dan Diphenhydramine.
  2. Anti Histamin Generasi II merupakan upgrade dari Anti Histamin Generasi I yang bekerja tanpa menembus ke dalam lapisan otak, sehingga tidak menyebabkan kantuk. Contoh Anti Histamin Generasi II adalah Cetirizine, Loratadine, dan Fexofenadine.